Apa Itu Arduino, Ini Dia Arti Serta Cara Menggunakannya

3034 0

Dalam dunia komputer, pernahkah anda mendengar yang namanya Arduino? Mungkin ini terdengar asing. Apabila anda sering mendengarnya, lantas apa yang anda ketahui? Bagi orang awam ini terdengar membingungkan, akan tetapi ini mengandung nilai-nilai pengetahuan yang baik untuk kita ketahui sesuai dengan penjelasannya seperti yang berikut ini.

Mengenal Apa Itu Arduino

Apa yang dimaksudkan dengan Arduino? Arti dari Arduino disini adalah sebuah rangkaian elektronik yang memiliki suatu komponen utama chip mikrokontroler. Mikrokontroler yang disebutkan disini adalah sebagai sebuah chip atau IC yang dapat diprogram melalui komputer.

Arduino adalah kit elektronik atau papan rangkaian elektronik open source yang di dalamnya terdapat komponen utama yaitu sebuah chip mikrokontroler dengan jenis AVR dari perusahaan Atmel. Tujuan dari adanya mikrokontroler untuk membaca input dengan memprosesnya hingga menimbulkan Output.

Dari adanya Mikrokontroler, ini dapat ditemukan pada berbagai alat seperti handphone, MP3 player, DVD, televisi, AC dan masih banyak lagi. Selain itu, Mikrokontroler juga berguna sebagai pengendali robot baik mainan atau dari industri. Disini juga menyebutkan bahwa komponen utama Arduino adalah mikrokontroler.

Selain dari pengertian diatas, ada juga pengertian lain yang menyatakan bahwa Arduino merupakan pengendali tunggal yang disebut sebagai mikro board dengan sifat terbuka atau open source. Alat ini dirancang dengan tujuan untuk memudahkan penggunaan berbagai macam alat elektronik yang salah-satunya adalah komputer. Dalam penggunaannya, arduino memiliki prosesor Atmel AVR serta program bahasa tersendiri.

Dari penjelasan yang telah disebutkan di atas, Arduino juga meyimpan sejarah yang akan diungkapkan dibawah ini.

Sekitar tahun 2005, penciptaan Arduino berasal dari teori oleh Hernando Barragan di Italia. Dari adanya teori tersebut, kemudian ini dikembangkan oleh Massimo Banzi dan David Cuartielles yang menamainya sebagai Arduin of Ivrea. Kemudian, alat tersebut berganti nama yang diambil dari bahasa Italia menjadi Arduino.

Berdasarkan dari sifat yang dimilikinya, perkembangan Arduino sangat cepat. Dari perkembangan tersebut, banyak penciptaan sejenis Arduino seperti DFRDuino atau Freeduino, CipaDuino, MurmerDuino dan AViShaDuino.

Seiring waktu, ada berbagai macam jenis penciptaan Arduino dari yang mudah dicari dan yang paling banyak digunakan yang salah-satunya seperti Arduino Uno. Berdasarkan penggunaannya, telah tercatat bahwa tahun 2011 telah ada ratusan ribu Arduino digunakan. Dari lahirnya alat tersebut, banyak perusahaan besar yang menggunakan alat tersebut seperti Google, NASA dan juga Large Hadron Colider.

Seperti yang telah disebutkan diatas, dimana program bahasa yang digunakan Arduino memiliki bahasa tersendiri yang sebenarnya diketahui menggunakan bahasa C. Dari adanya bahasa yang telah disederhanakan tersebut, bagi orang awam ini akan menjadi sangat mudah digunakan.

Jenis-jenis arduino

Dari banyaknya penggunaan alat tersebut, ada berbagai macam jenis arduino yang juga siap digunakan. Jenis arduino yang akan disebutkan adalah sebagai berikut.

  • Arduino Uno

Ini adalah salah-satu jenis arduino yang dikatakan sangat banyak digunakan. Bagi yang belum pernah atau yang pertama kali, disarankan untuk menggunakan jenis dari arduino ini. Ini juga memiliki versi Arduino Uno R3 dengan menggunakan ATMEGA328 dengan 14 pin I/O dan 6 pin input.

  • Arduino due

Tidak seperti arduino uno yang menggunakan ATMEGA. Arduino due merupakan yang sebaliknya atau tidak menggunakan ATMEGA. Tetapi ini menggunakan chip ARM Cortex CPU. Dari jenis arduino due tersebut, dikatakan memiliki 54 I/O pin digital dan 12 pin input.

  • Arduino mega

Jenis dari arduino ini dikatakan memiliki kemiripan dengan Arduino Uno yang menggunakan USB type A to B. Tetapi bedanya disini adalah dimana Arduino Mega menggunakan Chip ATMEGA2560. Begitu juga memiliki Pin I/O Digital serta lebih banyak pin input daripada Uno.

  • Arduino leonardo

Ini adalah jenis arduino yang sama persis dengan arduino uno. Mengapa demikian? Karena sama-sama mempunyai jumlah pin I/O digital dan pin input. Bedanya dari leonardo adalah penggunaan Micro USB.

  • Arduino fio

Sedikit lain dari pada yang lain, karena bentuknya yang terbilang unik terutama pada socketnya. Arduino fio dikatakan memiliki pin I/O digital dan input yang sama dengan uno dan leonardo, akan tetapi fio mempunyai Socket XBee. Fio yang menggunakan XBee dikatakan bisa dipakai untuk keperluan yang berhubungan dengan wireless.

  • Arduino lilypad

Dengan bentuknya yang bulat atau melingkar, dimana lilypad dapat digunakan dalam pembuatan projek unik. Walaupun dikatakan masih menggunakan ATMEGA168, tetapi dikatakan cukup dalam membuat sebuah pekerjaan keren. Alat tersebut dikatakan memiliki 14 pin I/O digital dan 6 pin input.

  • Arduino Nano

Sebanding dengan namanya, karena ini tampil dalam ukurannya yang kecil. Walaupun dikatakan sangat sederhana, akan tetapi bisa menyimpan banyak fasilitas. Selain itu, alat tersebut juga disertai dengan FTDI dan 14 Pin I/O Digital serta 8 Pin input. Begitu juga alat yang kecil ini bisa menggunakan ATMEGA168 atau ATMEGA328.

  • Arduino mini

Ini memiliki fasilitas yang sama dengan nano. Akan tetapi, alat tersebut tidak disertai oleh Micro USB dan dengan ukurannya yang hanya mencapai 30 mm x 18 mm.

  • Arduino micro

Mikro memiliki ukuran yang lebih panjang jika dibandingkan dengan nano dan mini. Mengapa? Ini dikarenakan besarnya fasilitas seperti 20 pin I/O digital dan 12 pin input.

  • Arduino ethernet

Jenis dari Arduino ini dikatakan menggunakan fasilitas ethernet. Dari adanya fasilitas tersebut, dapat terhubung dengan jaringan LAN pada komputer. Ini juga memiliki kesamaan dengan Uno dari Pin I/O Digital dan Inputnya.

  • Arduino Esplora

Ini adalah salah-satu jenis arduino yang dilengkapi dengan adanya Joystick dan button. Ini dapat digunakan dari gadget seperti Smartphone.

  • Arduino robot

Jenis arduino dengan bentuk robot ini merupakan yang paling lengkap dari arduino. Ini dikarenakan memiliki LCD, spaker, roda, sensor infrared dan yang lainnya seperti apa yang dibutuhkan untuk robot.

Bagian-bagian arduino

Dari jenis arduino yang disebutkan dan telah dijelaskan diatas, ada juga berbagai macam bagian arduino. Lalu, apa sajakah bagiannya? Ikuti saja yang ada dibawah ini.

A. Port USB (1) dan Power Jack (2)

Bagian arduino yang disebutkan disini berfungsi sebagai pemasok daya komputer. Tidak hanya itu, ini juga bisa mengupload kode ke Arduino. Ini menggunakan USB type B type A. Selain itu, daya dapat disuplay dari baterai berkekuatan 9 volt dan juga bisa menggunakan power jack dengan menghubungkan soket listrik. Arduino dikatakan memiliki batas penggunaan yang disarankan 7 hingga 12 volt.

B. Chip Utama atau Mikrokontroler (3)

Chip yang dimaksudkan disini adalah bagian dari Arduino. Ini biasanya menggunakan chip ATmega dari ATMEL. Dari adanya jenis arduino, penggunaan chip juga dapat berbeda.

C. LED indikator daya (4)

Apabila arduino beroperasi, LED akan memberikan tanda ON.

D. LED indikator transfer data (5)

LED memiliki 2 jenis seperti TX (transmit) dan RX (receive). Kedua jenis LED tersebut akan memberikan tanda berkedip sebagai pemberitahu bahwa telah terjadinya pengiriman atau masuknya data.

E. Pin sumber daya (6)

Pin yang disebutkan disini adalah dapat menghubungkan pad perangkat lain. Walaupun memiliki jumlah yang berbeda, akan tetapi memiliki 3 kelompok yang utama seperti sumber daya, analog dan juga digital.

F. Pin analog (7)

Dikatakan semua pin analog memiliki sifat input yang berguna sebagai penerima sinyal. Setelah sinyal diterima oleh arduino, disarankan untuk mengubah ke digital sebelum melakukan proses selanjutnya.

G. Pin Digital (8)

Arduino Uno dikatakan sebagai perangkal digital memiliki 14 pin yang berguna sebagai input dan output. Contoh dari input adalah sensor gerak dan output ke lampu LED.

H. Tombol reset (9)

Sesuai degan namanya, apabila tombol tersebut ditekan, maka akan terjadi pengulangan program. Ini dikatakan dapat dilakukan apabila ada terjadinya suatu kesalahan.

I. Regulator tegangan (10)

Fungsi dari regulator tegangan adalah untuk memberikan aliran tegangan untuk menghilangkan gangguan dan menahan atau menyingkirkan tegangan yang berlebih.

Kelebihan dan kekurangan arduino

Dari adanya bagian arduino, disini akan dijelaskan beberapa kelebihan dan kekurangan arduino yang harus diketahui oleh penggunanya.

Kelebihan

  • Bagian pertama dari kelebihan arduino yang akan diberitahukan disini adalah bahwa arduino tidak lagi memerlukan adanya chip. Ini dikarenakan didalamnya sudah memiliki yang namanya bootloader yang dapat memberitahukan program dari komputer.
  • Kelebihan dari arduino yang kedua adalah adanya penggunaan USB sehingga komputer yang tidak memiliki port serial/RS323 juga dapat menggunakannya.
  • Arduino yang dikatakan memiliki bahasa tersendiri dikatakan akan sangat mudah digunakan karena kelengkapannya.
  • Yang terakhir adalah memiliki alat yang siap pakai dan dapat disambungkan pada board Arduino seperti GPS, Ethernet, SD card dan lain sebagainya.

Kekurangan

  • Memiliki kode hex dan ini sering ditemukan lebih besar.
  • Tidak dapat terhindar dari kesalahan fuse bit saat membuat bootloader.
  • Jika program tersebut dikatakan sudah lama, ini harus dimodifikasi karena penggunaannya yang tidak sesuai aturan.
  • Storage Flash akan berkurang, karena dipakai untuk bootloader.

Cara Menggunakannya Arduino Dengan Windows

Berdasarkan dari kelebihan dan kekurangannya, disini kami akan memberikan cara bagaimana untuk menggunakan Arduino pada komputer. Yuk temukan jawabannya disini.

1. Memiliki Arduino dan kabel USB

Ini disarankan untuk menggunakan Arduino Uno, Arduino Duemilanove, Nano atau Diecimila. Dan yang anda butuhkan disini adalah kabel USB standar (A – B) dan kabel printer USB.

2. Download Software Arduino

Ini juga disarankan untuk memiliki versi terbaru dari mendownload Arduino. Setelah ini selesai, memastikan untuk tidak pernah mengubah struktur folder. Apabila ingin membukanya, bisa mengklik sebanyak dua kali pada folder.

3. Menghidupkan atau menggunakan aplikasi arduino

Ini dapat dilakukan dengan mengkilk sebanyak dua kali pada aplikasi arduino.

4. Buka contoh Blink

Buka contoh program LED Blink seperti File, Examples, Basics Blink.

5. Pilih board

Dengan memilih pada bagian menu tools, ini akan menghasilkan pilihan arduino sesuai apa yang dibutuhkan.

6. Pilih serial port

Anda dapat memilih bagian yang akan digunakan sesuai kebutuhan pada menu tools tersebut. Penggunaan Arduino biasanya dengan menggunakan POT3 dan juga bisa menggunakan POT1 dan POT2.

7. Upload program

Untuk langkah selajutnya, bisa mengklik tombol “Upload” tunggu sebentar dan ini akan memberikan tanda LED TX dan RX berkelap-kelip. Apabila langkah ini berhasil, akan mendapatkan pesan.

Penyebab dan solusi tidak bisa mengupload program Arduino

Tidak semua orang bisa mengupload arduino. Bagi anda yang gagal melakukannya, biasanya akan memberi tanda peringatan warna merah. Tetapi anda jangan khawatir karena disini ada solusinya. Ingin tau apa solusi dan penyebabnya? Baca saja penjelasannya yang ada di bawah ini.

  • Penyebab yang pertama adalah menggunakan program dengan versi portable. Solusinya disini adalah untuk mencoba mendownload kembali program arduino dengan menggunakan pada versi yang diinstal.
  • Penyebab yang kedua disini adalah serial monitor yang terbuka. Ini merupakan langkah yang mudah apabila serial monitor terbuka hanya tinggal menutup kembali serial monitornya dan mengulang lagi untuk menguploadnya.
  • USB yang mengalami masalah. Masalah USB yang dimaksudkan disini sering tidak terdeteksi. Apabila ini terjadi, coba membuka ulang arduino dan memasangnya kembali. Ini merupakan masalah yang sangat sering terjadi.
  • Masalah Port USB komputer atau kerusakan laptop. Untuk mengetahui letak kesalahannya dengan cara memindahkan atau menggunakan port USB yang lain, apabila hasilnya sama, maka coba menggunakan komputer atau laptop lain.

Hanya ini saja yang bisa kami berikan untuk anda mengenai arduino. Dengan penjelasan tersebut, mudah-mudahan menambah wawasan anda.