Jenis Sel Dan Alasannya Mengapa Mengalami Pembelahan

911 0

Dalam tubuh manusia memiliki berbagai macam organ yang sangat penting. Selain itu, juga memiliki  sel yang tidak kalah pentingnya dengan organ. Ini adalah kesempatan yang sangat baik dalam membahas sel yang ada pada tubuh manusia karena banyak sekali yang dapat kita pelajari mengenainya seperti penjelasannya yang ada dibawah ini.

Dalam tubuh manusia memiliki banyak sekali sel. Sel yang dimaksudkan disini adalah bagian paling kecil yang ada pada setiap mahkluk hidup terutama pada manusia. Ini juga dianggap sebagai bahan dasar dalam tubuh manusia dimana setiap organ terdiri dari berbagai macam sel.

Macam-macam Sel Pada Tubuh Manusia

Sangat banyak sel yang terdapat pada tubuh manusia diantaranya adalah:

A. Jaringan epitel

Ini adalah sebuah jaringan yang dianggap sebagai pembatas serta pelapis permukaan organ dan juga saluran baik yang ada pada bagian luar atau bagian dalam tubuh. Jaringan tersebut juga dapat terbagi menjadi 2 bagian yaitu:

1. Epitelium penutup dan pelapis. Ini disebutkan sebagai lapisan penutup permukaan tubuh serta organ, rongga tubuh dan juga organ yang berongga. Ini juga terbagi menjadi dua bagian seperti:

  • Endoteliu. Bagian ini merupakan sebagai pelapis pembuluh darah.
  • Mesotelium. Bagian dimana beberapa rongga tubuh yang dilapisi oleh Mesotelium.

2. Epitelium glandular atau epitel kelenjar. Bagian dari jaringan epitel ini juga disebut sebagai pelapis sel yang tumbuh hingga kedalam jaringan penunjang. Ada beberapa jaringan epitel yang berasal dari epitel kelenjar yang berperan sebagai penyerapan dan mengekkresikan senyawa kimia yang juga dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu:

  • Kelenjar eksokrin. Ini adalah bagian yang dapat mempertahankan hubungan duktus pada permukaan tubuh dimana kelenjar eksokrin membuat dan melepaskan substansi kimiawi dalam bentuk lendir yang langsung menuju permukaan epitel tanpa melalui pembuluh.
  • Kelenjar endokrin. Bagian ini merupakan suatu kelenjar yang sangat berhubungan terhadap kelenjar darah dimana sekresi kelenjar akan masuk kedalam pembuluh darah hingga mengalir bersama darah.

B. Sel saraf (Neuron)

Yang dimaksudkan dengan sel saraf atau neuron adalah sistem saraf yang mempunyai badan sel dimana sel neuron juga dapat dibagi menjadi beberapa bagian seperti badan sel, dendrit dan neurit (akson) dimana masing-masingnya memiliki fungsi yang berbeda. Dari bagian sel saraf tersebut akan membentuk dan menyusun sel saraf agar dapat berfungsi dengan baik. Sel ini juga terbagi lagi menjadi 3 bagian dan fungsi dari bagian tersebut adalah:

  • Sel saraf sensorik. Sel ini dikatakan berfungsi sebagai penghantar impuls dari reseptor dan mengarah pada sistem saraf pusat seperti otak hingga ke sum-sum tulang belakang.
  • Sel saraf motorik. Fungsi dari sel yang satu ini sebagai pengirim impuls hingga ke otot dalam bentuk rangsangan.
  • Sel saraf intermediate. Ini berfungsi sebagai penghubung sel saraf motor pada sel saraf sensorik serta terhadap sel saraf lainnya yang berada di sistem saraf pusat.

C. Sel otot

Sel otot adalah sel yang tersusun pada otot dengan fungsi sebagai penggerak organ tubuh. Pergerakan tersebut dikatakan berasal dari kemampuan otot yang berkontraksi. Otot yang berkontraksi dikarenakan molekul protein membangun sel otot yang dapat memanjang dan memendek. Sel otot ini juga dapat terbagi seperti jaringan otot polos, jaringan otot lurik dan jaringan otot jantung atau miokardium.

D. Sel tulang

Tulang juga memiliki yang namanya sel tulang dimana tulang terbentuk dari sel tulang yang juga dianggap sebagai sel-sel mesenkim khusus.

E. Sel darah

Layaknya untuk diketahui, dalam tubuh manusia dikatakan memiliki sangat banyak sekali sel yang diantaranya adalah sel darah. Darah yang dianggap sebagai jaringan cair dimana jumlah seluruh darah manusia sekitar 1/12 berat badan atau sekitar 5 liter. Sel darah manusia juga dikatakan memiliki beberapa bagian yang tidak kalah penting untuk diketahui seperti:

  • Sel darah merah atau eritrosit. Ini adalah jenis darah yang dikatakan paling banyak jumlahnya di tubuh manusia. Fungsi dari sel darah merah ini adalah sebagai pembawa oksigen kepada jaringan- jaringan tubuh.
  • Sel darah putih atau leukosit. Adalah suatu sel yang membentuk komponen darah dengan fungsi dalam membantu malakukan perlawanan segala macam penyakit.
  • Keping darah. Ini juga dapat disebut sebagai lempeng darah dengan bentuk yang tak beraturan dengan fungsi untuk membantu pembekuan darah dengan benang fibrin.

Struktur Dan Bagian-Bagian Sel

Sel dalam tubuh manusia memiliki berbagai macam bagian seperti apa yang tertulis dibawah ini.

A. Membran sel atau membran plasma

Membran sel yang dimaksudkan disini adalah bagian terluar dari sel dengan selaput tipis dan ini sering disebut sebagai plasmalema. Membran sel juga dapat dikatakan sebagai pengatur hubungan sel bagian dalam serta sel bagian luar. Bagian sel yang satu ini juga memiliki lipid atau lemak, protein dan karbohidrat dengan susunan yang berbeda tergantung jenis selnya.

Membran sel yang memiliki protein seperti protein ekstrinsi (perifer) dimana protein ini disebutkan sebagai protein yang ada dan menempel pada bagian luar membran dan protein intrinsik (integral) dianggap sebagai protein yang dapat menembus membran. Protein ekstrinsik yang berhubungan dengan fosfolipid dikatakan akan membentuk membran yang disebut sebagai lipoprotein. Dan membran sel yang bersifat sebagai semipermiabel dikatakan akan mudah dilalui oleh macam-macam komponen serta juga dapat dilalui oleh ion tertentu apabila memiliki sifat selektif permiabel.

Dibawah ini akan menguraikan beberapa fungsi dari membran sel sebagai berikut.

  • Sebagai pelindung dan juga pembungkus isi sel.
  • Sebagai pemisah serta pengontrol bagian sel dalam yang berhubungan dengan sel bagian luar.
  • Ini juga berfungsi sebagai pengatur bertukarnya zat dari dalam keluar sel dan juga sebaliknya.
  • Ini juga sebagai tempat terjadinya reaksi kimia.

B. Sitoplasma (Cairan Sel)

Selain inti sel, membran sel juga ternyata memiliki yang namanya matriks sitoplasma atau cairan sel. Sitoplasma dikatakan tersusun dari air yang berguna sebagai pelarut dan juga sebagai proses reaksi kimia. Matriks sitoplasma yang dianggap sebagai cairan memiliki sifat koloid dimana bentuk campurannya memiliki 2 zat yang homogen. Fase gel (semipadat) dan fase sol (cairan) adalah bagian perubahan dari matriks sitoplasma. Sifat iritabilitas dari matriks sitoplasma yang dikatakan tanggap terhadap rangsangan serta juga memiliki kemampuan dengan memindahkan atau meneruskan rangsangan.

Antara sel lain, fungsi sitoplasma dapat disebutkan sebagai:

  • Sebagai tempat terjadinya reaksi kimia dan metabolisme.
  • Sebagai penjaga sel.
  • Mencari tau keadaan didalam sel.
  • Sebagai pengatur suatu zat yang ada pada sel.
  • Sebagai tempat terbentuknya suatu energi.
  • Sebagai tempatnya pengaturan gerakan sel.

C. Inti sel (Nukleus)

Secara umum, inti sel disebutkan sebagai bagian sel dengan bentuknya yang bulat dimana ini sangat sering terletak pada bagian tengah atau tepi sel. Berdasarkan kehidupan sel, nukleus adalah yang terpenting. Fungsi utama dari nukleus adalah untuk mengendalikan kegiatan atau aktivitas sel dan yang lainnya adalah sebagai tempat penyimpanan informasi genetik organisme tersebut serta juga tempat terjadinya sebagian proses pembelahan sel. Nukleus dikatakan terlindung dari adanya dinding yang hampir sama dengan membran sel dimana pelindung tersebut dianggap sebagai membran inti.

Nukleus dikatakan memiliki beberapa bagian yaitu:

  • Nukleolus (Anak Inti). Ini adalah bagian nukleus dengan bentuknya yang bulat dan tersusun oleh filamen dan butiran-butiran komponen. Ini juga dikatakan memiliki RNA, DNA serta protein yang berguna dalam merakit yang namanya ribosom.
  • Nukleoplasma (Cairan Inti). Ini disebut sebagai cairan kental dengan kandungan protein, ion, enzim dan lainnya. Bagian nukleus yang satu ini juga bersifat kompleks dikarenakan adanya kandungan komponen yang sangat banyak.
  • Kromatin. Bagian yang satu ini adalah helaian benang halus yang dapat ditemukan pada bagian dalam inti sel. Kandungan DNA dari kromatin adalah bagian yang bertugas untuk menyimpan informasi genetik suatu makhluk hidup. Pada saat pembelahan sel terjadi, secara otomatis kromatin akan mengalami perubahan bentuk seperti memendek, menebal serta melingkar membentuk kromosom.

Pembelahan Sel

Pembelahan sel dikatakan terjadi melalui beberapa bagian pembelahan yang berbeda. Sebelum kita menguraikannya satu per satu, tidak ada salahnya untuk kita lebih dulu mengetahui apa yang dimaksudkan dengan pembelahan sel tersebut.

Pembelahan sel yang dimaksudkan disini adalah suatu proses yang dilakukan untuk menciptakan sel-sel baru. Setelah arti pembelahan sel sudah diketahui, selanjutnya akan membahas beberapa bagian pembelahan yang berbeda seperti tulisan dibawah ini.

  • Pembelahan sel secara amitosis

Ini adalah pembelahan yang biasanya terjadi tanpa melalui tahapan pembelahan sel. Berdasarkan proses pembelahan amitosis, biasanya ini terjadi yang dikarenakan sel tidak memiliki bagian membran inti dengan tugasnya yang sangat penting sebagai pembatas nukleoplasma dengan sitoplasma. Ini juga dapat dikarenakan DNA yang ada dalam sel dikatakan lebih kecil daripada DNA yang ada pada sel eukariotik.

  • Pembelahan sel secara mitosis

Ini merupakan suatu pembelahan yang dilakukan secara mitosis dimana pembelahan tersebut terjadi dengan adanya tahapan tertentu. Pembelahan tersebut dikatakan dapat menghasilkan sebanyak 2 sel anakan dimana sel anakan tersebut mempunyai kromosom dengan jumlah yang sama terhapat jumlah kromosom induk. Pembelahan yang satu ini dikatakan terjadi pada sel eukariotik. Apabila sel induk mengalami pembelahan, dikatakan akan menghasilkan kromosom diploid (2n).

Berdasarkan pembelahan mitosis, secara otomatis proses perkembangan, pertumbuhan dan juga reproduksi aseksual akan terjadi. Sel manusia yang melakukan proses pembelahan tersebut dikatakan dapat terjadi pada sel meristem somatis atau sel muda yang ada pada tubuh dalam mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan.

Sel manusia yang melakukan proses pembelahan mitosis yang dapat dicontohkan adalah zigot. Zigot merupakan sperma yang telah dibuahi oleh sel telur. Dalam pembuahan tersebut, zigot bisa melakukan beberapa kali pembelahan dalam membentuk yang namanya embrio.

  • Pembelahan sel secara meiosis

Ini adalah pembelahan yang dapat diartikan dimana proses pembelahannya pasti akan melalui proses tahapan tertentu. Dalam pembelahan tersebut, sel induk diploid atau disebut dengan (2n) akan menghasilkan sebanyak empat sel anakan haploid atau disebut dengan (n).

Ini biasanya terjadi dari adanya pembentukan sel gamet pada bagian organ reproduktif. Seperti sel manusia dimana sifat sperma yang haploid dihasilkan oleh testis serta sel telur juga akan dihasilkan pada ovarium.

Alasan sel mengalami pembelahan

Pembelahan pada sel memiliki alasan yang patut untuk kita ketahui seperti yang dijelaskan dibawah ini. Sebelum sel manusia melakukan pembelahan sehingga menghasilkan banyak sel, namun sebelumnya sel pada manusia hanya terdiri dari satu sel. Dan setelah mengalami proses pembelahan, maka sel pada manusia memiliki jumlah yang sangat banyak. Bagi kelangsungan hidup manusia, pembelahan sel merupakan hal yang sangat penting.

Ini sangat penting untuk anda ketahui bahwa pembelahan terhadap sel memiliki berbagai macam alasan seperti untuk pertumbuhan, perbaikan dan reproduksi. Bagi setiap mahkluk hidup terutama manusia dikatakan dapat bertahan hidup atau tumbuh berkembang karena sangat banyaknya sel dalam tubuhnya. Dalam arti lain, semakin banyaknya sel, maka manusia akan semakin bertumbuh. Itulah sebabnya mengapa sel melakukan pembelahan.

Selain alasan untuk pertumbuhan, ada juga alasan lain atas pembelahan sel yaitu sebagai perbaikan. Pada tubuh seorang manusia yang memiliki luka, pada saat itu pula melakukan proses pembelahan dengan tujuan untuk memperbaiki kulit atau jaringan yang luka tersebut.

Berikutnya, alasan mengapa sel melakukan pembelahan adalah untuk reproduksi. Ini adalah bagian dari suatu mahkluk hidup terutama pada manusia. Pada saat melakukan hubungan intim atau seksual dalam membentuk anakan, peran sel kelamin sangat dibutuhkan. Dengan melakukan pembelahan sel, maka terbentuklah sel kelamin.

Nah, gimana guys, dengan penjelasan diatas? Sudahkah kalian paham? Bagi setiap mahkluk hidup terutama manusia dikatakan dapat bertahan hidup atau tumbuh berkembang karena sangat banyaknya sel dalam tubuhnya. Dalam arti lain, semakin banyaknya sel, maka manusia akan semakin bertumbuh. Itulah sebabnya mengapa sel melakukan pembelahan. Demikianlah ini kami berikan untuk anda, selamat membaca dan sampai jumpa lagi.