Siapa Itu Jack Ma? Buruan, Cari Tau Jawabannya di Sini

492 0

Sahabat, siapa si yang tidak ingin sukses? Hanya orang gila yang tidak mau sukses. Jangan di tanya lagi, semua orang di dunia ini pasti ingin sukses. Asalkan anda tau, untuk meraih kesuksesan bukanlah perkara mudah seperti membalikkan telapak tangan. Untuk meraih kesuksesan selalu melalui proses yang panjang dan sangat menyakitkan seperti ibarat kata ”Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian” yang artinya untuk mendapatkan kesuksesan harus melalui proses sulit dan akhirnya membuahkan hasil yang diinginkan.

Seperti apa yang terjadi pada seseorang yang jauh di sana dalam meraih kesuksesan yang harus melewati proses yang sulit. Dari kalimat tersebut, ini mengingatkan kita pada sosok orang yang bernama Jack Ma. Sipakah sosok seorang Jack Ma itu? Dan bagaimana kisahnya menjadi orang yang sukses? Yuk, langsung saja kita simak mengenainya yang ada di bawah ini.

Jack Ma adalah seseorang asal negara yang sangat terkenal dan menjadi salah-satu orang paling kaya di Asia khususnya di Cina. Ia di kenal sebagai pengusaha internet dan teknologi atau sebagai pendiri dan sekaligus menjadi Ketua di Alibaba Group. Seperti apa yang sedikit di jelaskan di atas, meraih kesuksesan pasti akan melalui banyak rintangan dan itu adalah nyata seperti apa yang di hadapi orang yang satu ini. Kita baca kembali ya sahabat.

Kehidupan Pribadi

MA di lahirkan di Hangzhou, Zhejiang, China. MA mulai belajar bahasa Inggris di usia muda dan berlatih bahasa Inggris setiap hari dengan berbincang-bincang kepada ahli bahasa Inggris di Hotel internasional Hangzhou yang lumayan jauh dari rumahnya yang ditempuhnya dengan menaiki sepeda setiap hari berkisar 70 menit dari rumahnya. Pada saat itu, ia sebagai pemandu wisata bagi turis Asing yang menginap di hotel tersebut tanpa imbalan apapun hanya demi meningkatkan bahasa Inggrisnya dan itu terjadi selama 9 tahun. Ia menjadi sahabat pena dengan salah satu dari orang-orang asing, yang memberinya julukan “Jack” karena ia merasa sulit untuk mengucapkan nama.

Kemudian di masa mudanya, Ma berjuang untuk ingin mengikuti kuliah dan membutuhkan setidaknya selama 4 tahun untuk lulus. Setelah itu, Ma masuk di Institute Hangzhou dan lulus pada tahun 1988 dengan gelar BA dalam bahasa Inggris. Sementara di sekolah, Ma adalah kepala Dewan mahasiswa. Setelah lulus, ia menjadi seorang dosen Inggris dan perdagangan internasional di University Dianzi Hangzhou. Kemudian, ia kembali mendaftar di Beijing Cheung Kong Graduate School of Business (CKGSB) dan lulus pada tahun 2006.

MA bertemu dengan, Zhang Ying yang sekarang telah menjadi Istrinya. Ketika mereka sedang belajar di University Hangzhou. Tak lama kemudian setelah lulus pada tahun 1980-an, merekapun menikah. Keduanya mulai bekerja sebagai guru dan di anugerahi seorang putra dan seorang putri.

Menurut Ma dan asistennya, Ma telah belajar dan berlatih Chen Tai Chi Chuan, bentuk seni bela diri yang ada di Cina, tepatnya Hangzhou dalam beberapa waktu dan di tahun 2009, ia mulai belajar dengan Wang Xi, seorang master seni bela diri yang terkenal. Pada tahun 2011, Ma mengikuti beberapa turnamen Tai Chi untuk mengajar di Alibaba. Wang, Jet Li dan Ma mengajar kelas reguler di Alibaba. Visi Ma menurut asistennya adalah ingin menjadi master Tai Chi.

Kisah Sukses Jack Ma

Jack Ma menggunakan internet untuk memfasilitasi perdagangan global dan membantu UKM (usaha kecil dan menengah) di seluruh dunia.

Setelah lulus pada awal tahun 1990-an, Jack ma tidak mendapatkan pekerjaan dan ia merasa sangat Frustrasi karena tidak ada satupun lowongan kerja yang menerima ia bekerja. Ma bergantung pada ilmu bahasa Inggrisnya yang mengajar di Universitas lokal di mana beberapa tahun sebelumnya ia yang lebih dulu memulai bisnis layanan terjemahan. Atas kunjungan pertamanya ke Amerika Serikat pada tahun 1995 sebagai penerjemah, Ma memperkenalkan dirinya ke Internet dan MA melihat peluang bisnis di internet dan bagaimana ini dapat memfasilitasi dari usaha yang kecil dan menengah dapat berhasil di seluruh dunia.

Kemudian, ia dan teman-temannya memutuskan untuk membuat situs mengenai makanan Cina serta produk Cina lainnya yang dilakukan secara Online yang di kenal sebagai “Chinapage”. Pada hari yang sama, ia mulai menerima email dari orang-orang di dunia meminta untuk bekerja sama dengannya. Bahwa tentang kekuatan luar biasa konektivitas, terutama bagaimana internet dapat berdampak atas perdagangan global, khususnya untuk UKM.

Kemudian, “Chinapage” mendapatkan dana di mana Ma bermitra dengan sebuah entitas pemerintah yang memiliki mayoritas kontrol. Sayangnya, usaha yang di jalankan Ma tidak membuahkan hasil yang menyebabkan Ma mengalami kebangkrutan. Setelah itu, Ma bekerja sama dengan pemerintah di Kementerian perdagangan luar negeri dan kerjasama ekonomi di tahun 1990-an. Di sana, ia juga membangun hubungan penting dengan orang yang berpengaruh dalam dunia usaha yang di antaranya adalah anggota pendiri dari Yahoo, Jerry Yang. Jerry akhirnya berinvestasi sebanyak USD 1 milyar di Alibaba pada tahun 2005.

Berkat pengalamannya dari kerjasama yang gagal dengan pemerintah, Ma belajar banyak tentang pemerintah seperti hubungannya dengan pemerintah dalam wawancara Charlie Rose di Davos, yang pada saat itu Ma mengatakan “Jatuh cinta dengan pemerintah, tetapi jangan menikah dengan mereka.” Sebagai contoh, ketika para pejabat pemerintah mendekati Alibaba untuk membantu mengatasi penjualan tiket sistem selama festival musim semi tahunan di Cina, Ma dan timnya dari Alibaba membantu untuk memperbaiki masalah yang telah di janjikan oleh pemerintah itu sendiri.

Sebelumnya, pada tahun 1999, setelah meninggalkan pekerjaan pemerintah, Ma mengambil langkah ke-2 di usaha yang berbasis internet dengan 18 orang temannya yang diantaranya termasuk dirinya dan istrinya dengan berharap kelak Alibaba dapat berkembang dengan baik di mana tujuannya untuk memfasilitasi perdagangan internasional kecil dan usaha menengah yang berbasis di Cina. Alibaba lahir dari mimpi Ma yang menggunakan internet untuk memfasilitasi kegiatan usaha Cina UKM dan dengan para birokrat yang bekerja dengan usaha patungan dengan bantuan internet untuk memfasilitasi perdagangan Cina walaupun produk di pasar internasional berulang kali di tolak.

Pada tahap awal Alibaba, Ma mencoba untuk mengumpulkan dana di Silicon Valley, Pusat Teknologi di Amerika Serikat dan di sambut dengan penyangkalan dan bisnisnya di kritik yang dikatakan tidak menguntungkan. Akhirnya, Ma berhasil mendapatkan Goldman Sachs dan Softbank yang telah berinvestasi sebanyak Rp 5 juta dan Rp 20 juta di Alibaba.

Pada tahun 2003, bisnis Alibaba yang di jalankan oleh Ma dan rekan-rekannya masih tidak membuahkan hasil, dengan demikian, membuka situs lelang online yang bernama “Taobao.com”, dengan pengisian nol dan mengambil perdagangan multinasional raksasa, eBay yang sudah memiliki nama besar sebagai lelang online di Cina. Bertekad untuk dapat menang melawan eBay, Taobao tetap melakukan bebas komisi bagi jutaan pedagang online.

Untuk tetap bertahan dengan kebijakan bebas komisi, Ma dan timnya mulai menawarkan layanan tambahan (misalnya halaman web untuk pedagang online) dengan biaya yang sangat terjangkau. MA dan timnya memenangkan pasar Cina dalam waktu kurang dari 5 tahun dan eBay kemudian mengundurkan diri dari Cina. Jack Ma dalam wawancaranya di Youtube dengan tegas dan menentang yang menyatakan “Jika eBay hiu di Samudra, Alibaba dan Taobao adalah buaya di Sungai Yangtze.” Sejak itu, Alibaba telah menciptakan banyak subsidi melalui pertumbuhan organik.

Ketika pada masa boom “dot com”, Alibaba menghadapi tantangan serius karena ekspansi agresif ke pasar internasional. Jack Ma berhasil mengubah keuangan perusahaan, termasuk menutup banyak cabang dan berfokus pada penguatan posisi Alibaba di pasar Cina. Setelah itu, Ma memperluas layanan Alibaba dan strategi ekspansi internasional.

Setelah Ma dan Alibaba mengubah struktur manajeman dan membuat tanda eBay dari Cina setelah beberapa tahun dalam bisnis, dengan Bantuan Jerry Young dari Yahoo dan Ma berhasil mendapatkan Yahoo dengan investasinya yang cukup besar berkisar USD 1 milyar dengan kuasan saham sebesar 40% pada 2005. Selain mendapatkan dana untuk membantu Alibaba dengan melaksanakan strategi pertumbuhan internasional, investasi itu di terima Alibaba sebesar USD 2,5 miliar.

Pada tahun 2014, Ma dan timnya berhasil mengangkat dan memperoleh lebih dari USD 20 miliar terhadap Alibaba dengan daftar Bursa NYSE di Amerika Serikat. Yang membuat Alibaba sebagai sebuah perusahaan pemasaran yang sudah berusia 15 tahun yang memiliki asal-usul di luar Amerika Serikat dan menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia yang diukur dengan kapitalisasi pasar sekitar USD 200 miliar. MA dan timnya menjadi kelompok konglomerat dengan memperoleh banyak perusahaan kecil dari teknologi terkait logistik dan seterusnya.

Kini, ia adalah salah satu orang terkaya di Cina dan sebagai salah satu orang terkaya di Asia, dengan kekayaan sebesar US$ 47.2 miliar pada Januari 2018. Ia telah menjadi ikon global dalam bisnis dan kewirausahaan, salah satu pengusaha yang paling berpengaruh di dunia serta di kenal menguraikan filosofi bisnis dan inovasi terkemuka visioner.

Tidak hanya itu, MA juga secara luas di anggap sebagai salah satu orang yang paling kuat di dunia dan telah menjadi inspirasi global. Dia juga telah memberikan berbagai nasihat bagi kehidupan dan karir.

Hingga tahun 2017, Jack Ma memasuki industri perfilmman kung fu Gong Shou Dao yang yang telah mempengaruhi kehidupan profesional maupun kehidupan pribadi, menandai langkah lain dalam upaya untuk merevitalisasi praktik kuno dan mengambil secara global. Film bela diri terkenal yang di bintangi oleh beberapa aktor ternama termasuk Donnie Yen, Jet Li, Wu Jing dan Tony Jaa. Pada tahun yang sama, dia juga telah berpartisipasi dalam festival serta melakukan tarian aneh selama pesta ulang tahun ke-18 Alibaba.

Karir

Pada awal karirnya, Jack Ma yang pada saat itu tidak memiliki pekerjaan sama sekali, ia telah berusaha memberikan lamaran pada setiap perusahaan dan tidak ada satupun perusahaan memanggilnya untuk bekerja. Pada wawancaranya dengan Charlie Rose, Ma mengatakan bahwa dirinya pun sudah pernah meminta pekerjaan pada pihak kepolisian dan mereka berkata kepada dirinya bahwa tidak ada pekerjaan untuknya. Tidak hanya itu saja, Ma juga mengatakan bahwa ia juga telah melamar pekerjaan di KFC di mana dirinya tinggal. Dari 24 orang yang melamar, hanya 23 orang yang diterima yang tidak termasuk dirinya.

Pada tahun 1994, Ma mendengar tentang Internet. Di awal tahun 1995, ia pergi ke Amerika Serikat dan dengan teman-temannya yang membantu dia menggunakan Internet. Selama hari pertmanya, dia mencari kata “bir”. Meskipun ia menemukan informasi yang berhubungan dengan bir dari berbagai negara, ia terkejut tidak menemukannya di Cina. Selanjutnya, dia mencoba untuk mencari informasi umum tentang Cina dan tidak menemukannya.

Jadi dia dan temannya menciptakan situs web yang berkaitan dengan Cina. Ia meluncurkan website pada 9:40 AM, dan oleh 12:30 PM ia telah menerima email dari beberapa orang Cina yang ingin mengenalnya. Ma menyadari bahwa Internet mempunyai sesuatu yang hebat untuk ditawarkan. Pada April tahun 1995, Ma, istri dan teman memiliki modal sebesar 20.000 USD pada perusahaan pertama mereka. Perusahaan mereka didedikasikan untuk membuat website bagi perusahaan. Itu ia beri nama “Halaman kuning Cina.” Dalam waktu 3 tahun, perusahaan telah menghasilkan sebanyak 5.000.000 Yuan Cina yang setara dengan USD 800.000.

MA mulai membangun website untuk perusahaan-perusahaan Cina dengan bantuan teman-teman di Amerika Serikat.  Dari tahun 1998 sampai 1999, Ma mulai bergabung dengan perusahaan teknologi informasi yang didirikan oleh Cina Electronic Commerce pusat internasional, Departemen-departemen perdagangan luar negeri dan kerjasama ekonomi. Pada tahun 1999, ia menemukan situs Alibaba sebagai situs bisnis Cina dan ia berhenti serta kembali ke Hangzhou dengan timnya. Setelah itu, ia memulai babak baru dengan perkembangan usaha 500.000 yuan.

Pada Oktober 1999 dan Januari 2000, Alibaba dua kali memenangkan total $25 juta investasi asing modal ventura. Program meningkat di pasar bisnis dan menyempurnakan bisnisnya pada perusahaan Cina, terutama usaha kecil dan menengah (UKM). Untuk mengatasi tantangan organisasi perdagangan dunia (WTO), MA memperbaiki sistem dagang global dan dari tahun 2003 dengan mendirikan pasar Taobao, Alipay, Ali Mama dan Lynx. Setelah munculnya Taobao, eBay di tawarkan untuk membeli perusahaan. Namun, Ma menolak tawaran mereka, alih-alih mengumpulkan dukungan dari Yahoo Co-Founder Jerry Yang dengan investasi $1 miliar.

Pada September 2014, dilaporkan bahwa Alibaba meningkat lebih dari $25 milyar initial public offering (IPO) di Bursa Saham New York. Alibaba menjadi salah satu perusahaan-perusahaan teknologi yang paling berharga di dunia setelah mendpatkan hasil $25 milyar, Penawaran Perdana terbesar dalam sejarah Keuangan Amerika Serikat. MA kini sebagai Ketua Eksekutif Alibaba Group dan kini telah memiliki 9 anak perusahaan utama seperti Alibaba.com, Taobao Marketplace, Tmall, eTao, Alibaba Cloud Computing, Juhuasuan, 1688.com, AliExpress.com dan Alipay. Pada bulan November 2012, jumlah transaksi online Alibaba melebihi satu triliun yuan.

Sekitar tahun 2016, Ma adalah pemilik Chateau de Sours di Bordeaux, Chateau Guerry di Cotes de Bourg dan Chateau Perenne di Blaye, Cotes de Bordeaux. Pada tanggal 9 Januari 2017, Ma berbicara dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Trump Tower tentang cara membuat 1 juta pekerjaan dalam waktu lima tahun.

Prestasi

September 2005, World Economic Forum memilih Ma sebagai “Pemimpin Global muda”. Tidak hanya itu, Ma juga di pilih sebagai salah seorang dari “25 pengusaha yang paling kuat di Asia”. BusinessWeek juga memilihnya sebagai “Pengusaha of the Year” pada tahun 2007 dan Barron’s memilih dia sebagai salah satu dari 30 “World’s Best CEO” pada tahun 2008.

Pada Mei 2009, majalah Time memilih Ma sebagai salah satu dari 100 orang yang paling kuat di dunia. Dalam laporan prestasi Ma, Adi Ignatius, mantan editor senior dan editor-in-chief dari Harvard Business Review, mencatat bahwa “pengusaha Internet Cina tersebut dapat berbicara bahasa Inggris dengan benar dan baik” serta berkata bahwa ” menaklukkan Taobao.com, di mana Ma melelang situs, eBay di Cina.”Pada tahun 2014, ia sekali lagi termasuk dalam daftar BusinessWeek memilih dia sebagai salah satu orang paling kuat di Cina.

Forbes Cina juga memilihnya sebagai salah satu dari 10 orang yang paling dihormati sebagai pengusaha di Cina. Di tahun yang sama, penghargaan sebagai pemimpin bisnis. Pada tahun 2010, Ma di pilih oleh Forbes Asia sebagai salah satu pahlawan filantropi Asia atas kontribusinya terhadap bencana dan kemiskinan.

Pada 2011, diumumkan bahwa salah satu perusahaan telah memperoleh Alipay, anak perusahaan dari Alibaba Group, sehingga “mematuhi hukum Cina mengenai pembayaran perusahaan dalam rangka untuk mengamankan lisensi operasi Alipay. Banyak pengamat melaporkan bahwa Ma menjual Alipay untuk dirinya sendiri di bawah nilai pasar tanpa memberitahukan Dewan Alibaba Group atau pemilik lain utama Yahoo dan Softbank, sementara Ma menyatakan bahwa Dewan Direksi Alibaba Group tau akan transaksi tersebut. Perselisihan kepemilikan itu di selesaikan dengan Alibaba Group, Yahoo dan Softbank pada bulan Juli 2011.

MA dianugerahi gelar doktor kehormatan oleh Universitas Sains Hong Kong dan teknologi pada November 2013. Ma adalah anggota Dewan SoftBank Jepang dan Cina. Ia menjadi seorang wali dari The Nature Conservancy Cina pada tahun 2009 dan bergabung board of Director pada bulan April 2010. Di tahun 2013, ia menjadi Ketua Dewan The Nature Conservancy Cina.

Sahabat, sekali lagi kami katakan untuk mencapai kesuksesan pasti memiliki rintangan dan cobaan yang sangat berat seperti yang ada di atas. Semoga ini dapat di jadikan sebagai sumber bacaan yang sangat bermanfaat serta berguna bagi banyak pembacanya. Demikian ini kami sampaikan dan selamat membaca.